
Yang Tak Selesai dari Demonstrasi Agustus-September
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mencatat ribuan orang ditahan saat demonstrasi yang terjadi pada akhir Agustus 2025. Namun tidak semua jelas nasibnya kini.
Redaksi Jaring.id menggarap berbagai liputan mendalam dan investigatif mengenai beragam isu. Mulai dari lingkungan, perikanan, kesehatan, keberagaman, hingga politik dan hukum. Temukan artikel yang kamu cari di sini.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mencatat ribuan orang ditahan saat demonstrasi yang terjadi pada akhir Agustus 2025. Namun tidak semua jelas nasibnya kini.

Beberapa perusahaan yang menerima dana untuk pembangunan rumah prajurit tak merampungkan pekerjaannya. IndonesiaLeaks menemukan sejumlah masalah terkait hal ini.

Menjadi desa mandiri energi seperti Kasepuhan Gelaralam dan Desa Cinta Mekar mengubah banyak hal. Tak hanya gelap yang terusir, perekonomian juga meningkat.

“Pelaut yang hebat tidak dilahirkan di laut yang tenang,” pepatah tersebut bisa menggambarkan riuhnya kepala Erika (bukan nama sebenarnya) yang tengah menjalani masa koas (co-assistant)

Desa Kasepuhan Adat Gelaralam adalah satu contoh bagaimana energi baru terbarukan dapat memenuhi kebutuhan listrik warganya. Sejak lama, komunitas adat di Kabupaten Sukabumi ini memanfaatkan

RUMAH I Gusti Ngurah Murgayasa yang berada di Jalan Bugugan Sari, Gang solar Banjar Bubungan, Senganan, Kabupaten Tabanan, Bali mendadak dikerumuni warga saat terjadi pemadaman

Muhammad Kafandi tak bisa menolak perintah kapten kapal double trawl berbendera Korea Selatan untuk menjulurkan jaring di wilayah yang bukan menjadi daerah penangkapan pada 2015.

Seorang laki-laki menghampiri saya di tengah media briefing Our Ocean Conference (OOC) ke 10—pertemuan internasional yang berfokus pada isu kelautan dan pembangunan ekosistem laut berkelanjutan,

Tim Relawan untuk Kemanusiaan–Flores (TRUK-F)—lembaga kemanusiaan milik kongregasi suster-suster Abdi Roh Kudus atau SSpS (Servarum Spiritus Sancti), mencatat ratusan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)

PERSIDANGAN dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dalam kasus kematian warga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) Yodimus Moan Kaka pada 2024 lalu membuka sisi

RATMAN masih mengingat jelas hari-hari kelam saat ia meringkuk di balik jeruji besi. Hampir tiga bulan ia dipenjara. Semua bermula dari vonis yang dijatuhkan Majelis

Mata Presiden Indonesia, Prabowo Subianto menyorot tajam sembari memberi hormat ke arah ratusan kepala dan wakil kepala daerah saat parade senja penutupan orientasi kepemimpinan atau

Pelbagai kelompok masyarakat menentang keras pengesahan revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia di depan Gerbang Pancasila Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Jakarta, Kamis, 20 Maret 2025.

Asap rokok mengepul silih berganti memenuhi warung milik keluarga Mastono (44), Jumat, 7 Februari 2025. Warung Mastono berdinding anyaman bambu dengan rak kayu yang dipenuhi

Angin laut bertiup kencang saat Pungut Regge menyiapkan perahu berukuran 6×1,5 meter berkelir putih merah pada Minggu, 9 Februari 2025. Pagi itu, pria yang tinggal

Duo electro-punk asal Purbalingga, Jawa Tengah, Sukatani tiba-tiba mengklarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf kepada Kepolisian Indonesia atas lagu berjudul “Bayar Bayar Bayar,” pada Kamis, 20