Terbaru

Hoaks Perparah Regresi Demokrasi

Kalis Mardiasih tak dapat memungkiri efek buruk serangan digital terhadap kelompok kritis, seperti aktivis, jurnalis, dan organisasi masyarakat sipil sepanjang dua tiga tahun terakhir kepada

Edward Aspinall: Civil Freedom in Indonesia is Deteriorating

Democracy in Indonesia is worsening. This condition began at the beginning of Susilo Bambang Yudhoyono’s administration and further plummeted when Joko Widodo took office, said a political scientist from Australia National University, Edward Aspinall.

Edward Aspinall: Kebebasan Sipil di Indonesia Merosot

Demokrasi di Indonesia makin merosot. Kondisi itu mulai tampak di awal pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan anjlok ketika Joko Widodo menjabat presiden. Hal itu, diungkapkan Ilmuwan Politik dari Australia Nasional University, Edward Aspinall.

Terfragmentasi Dam Listrik Batang Toru

Pembangunan PLTA Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara disertai setumpuk masalah. Dampak lingkungan mulai dirasakan oleh masyarakat di sekitar proyek.

KPU: Sampai Penetapan Capres Belum Ada yang Pasti

Setahun jelang Pemilu 2024, para relawan yang menyokong masing-masing kandidat calon presiden bermunculan. Bagaimana Komisi Pemilihan Umum menilainya? Sejauh mana wewenang KPU dalam kondisi tersebut?

Ancang-Ancang Relawan Pemilu 2024

Bagaimana para relawan capres bergerak menghadapi pemilihan umum tahun depan? Mengapa Indonesia berbeda dengan beberapa negara di kawasan Asia Tenggara dalam hal kerelawanan?

jurnalisme investigasi terbaik dari Asia Tenggara

Liputan Investigasi Terbaik 2022 dari Asia Tenggara

Di tengah menurunnya kebebasan pers di Asia Tenggara, para jurnalis di kawasan ini masih kukuh menggarap liputan investigasi. GIJN merangkum sepuluh karya investigasi terbaik di Asia Tenggara yang terbit sepanjang 2022.

Tips Investigasi dengan Menyamar

Investigasi dengan menyamar telah menghasilkan karya luar biasa dan berdampak besar. Apa yang mesti dipertimbangkan sebelum melakukannya?

Rafflesia di Tepi Jurang Kepunahan

Satu dari lima jenis Rafflesia di Bengkulu, tidak pernah lagi ditemukan dalam kurun 7 tahun terakhir. Pembalakan liar yang semakin marak mengancam habitat dan populasi alami Rafflesia. Kini,

Berlangganan Kabar Terbaru dari Kami

GRATIS, cukup daftarkan emailmu disini.