
Alarm Kawin Anak Berbunyi di Sulsel (1)
Kawin anak melanggar Undang-undang(UU)Perkawinan nomor 1 tahun 1971 , melabrak UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.Merenggut hak anak dan menurunkan masalah baru kelak
Tentang Penulis
Kawin anak melanggar Undang-undang(UU)Perkawinan nomor 1 tahun 1971 , melabrak UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.Merenggut hak anak dan menurunkan masalah baru kelak
Sulawesi Barat jadi provinsi dengan kasus pernikahan anak tertinggi di Indonesia. Banyak perempuan berusia belasan menanggung beban sebagai istri dan ibu. Ilna, 15 tahun, tampak
Hak apa yang direnggut dari seorang anak ketika ia terpaksa menikah di tengah usianya yang belum matang? Hal ini menjadi persoalan yang pelik di Indonesia.
Masyarakat yang tinggal di pelosok lebih rentan mengawinkan anaknya. Data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sulawesi Selatan jumlahnya meningkat. Di tahun 2016 persentase
Penurunan angka stunting menjadi salah satu program yang diajukan kedua Capres. Program lama diajukan dan minim inovasi. Meski penelitian mengungkapkan bahwa persoalan stunting punya kaitan
Jakarta, Jaring.id – Jaringan Indonesia untuk Jurnalisme Investigasi (JARING) dan Australia Indonesia Partnership for Justice (AIPJ2) memberikan beasiswa kepada jurnalis untuk peliputan isu perkawinan anak
Media sering menganggap perkawinan anak hanya masalah hubungan orang tua dan anak. Padahal ini kejahatan besar. Semestinya media dan jurnalis menjadi bagian dari perjuangan hak perempuan dan anak karena misi jurnalis adalah
Hamparan tanaman kelapa sawit yang baru ditanam hingga yang berumur 10 tahun tampak seluas mata memandang. Beberapa warga yang dijumpai di lokasi juga terlihat sibuk
Tanaman sagu tumbuh subur di sekitar Desa Sungai Tohor. Ini karena kondisi lingkungan di daerah itu yang masih terjaga. Tanaman bernama ilmiah metroxylon sagu rottb
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menerbitkan izin pengelolaan hutan desa untuk tujuh desa, pada 27 November 2017. Dampaknya begitu terasa bagi masyarakat. Mereka pun