
Soeharto dan Jalan Terjal Melawan Lupa
Orde Baru seakan telah sepenuhnya kembali. Ironisnya, orang-orang muda yang dulu pernah punya mimpi di bawah bendera reformasi, turut menyokong kembalinya rezim ini, dengan dalih
Redaksi Jaring.id menggarap berbagai liputan mendalam dan investigatif mengenai beragam isu. Mulai dari lingkungan, perikanan, kesehatan, keberagaman, hingga politik dan hukum. Temukan artikel yang kamu cari di sini.

Orde Baru seakan telah sepenuhnya kembali. Ironisnya, orang-orang muda yang dulu pernah punya mimpi di bawah bendera reformasi, turut menyokong kembalinya rezim ini, dengan dalih

“Saya berharap kepada seluruh para korban untuk tetap tenang dan berani untuk bersuara. Kita saat ini kalah, tapi kita sudah melawan dengan berbagai upaya, misalnya

Usulan pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto merupakan kebijakan yang buta sejarah

Duo electro-punk asal Purbalingga, Jawa Tengah, Sukatani tiba-tiba mengklarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf kepada Kepolisian Indonesia atas lagu berjudul “Bayar Bayar Bayar,” pada Kamis, 20

Indeks HAM Indonesia pada 2024 tercatat mengalami penurunan dibandingkan 2023. Peneliti SETARA Institute, Sayyidatul Insiyah mengatakan skor rata-rata untuk seluruh variabel pada Indeks HAM 2024

Peristiwa Santa Cruz yang terjadi pada 12 November 1991 masih menyisakan banyak hal. Dari 200 lebih korban tewas, banyak jasadnya yang belum ditemukan sampai sekarang.

Kepolisian Indonesia segera mengungkap kematian Brigadir Yosua Hutabarat, 27 tahun, melalui ekshumasi atau mengautopsi ulang jenazah. Sebelumnya pembongkaran makam diusulkan keluarga Yosua kepada Badan Reserse

Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Indonesia, utamanya kekerasan di Papua dan Papua Barat sepanjang 2020 memburuk. Lembaga pemantau HAM Amnesty International mencatat sedikitnya 19

Belasan mobil aparat dari kesatuan Brigade Mobil (Brimob) berderu di depan Sekretariat Serikat Mandiri Batanghari (SBM) yang terletak di Kecamatan Mersam, Batanghari, Jambi pada Kamis,

Suara Jane tercekat, seakan-akan tak kuasa mengenang amuk massa yang merembet mulai 13-15 Mei 1998. Ia masih duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar ketika