
Dari Properti ke Pelat Merah
Baliho selebar lebih dari dua meter terpampang di perempatan Baturetno di jalan nasional Ring Road Selatan, Banguntapan, Bantul. Baliho warna biru bertuliskan Royal Mansion Banguntapan
Redaksi Jaring.id menggarap berbagai liputan mendalam dan investigatif mengenai beragam isu. Mulai dari lingkungan, perikanan, kesehatan, keberagaman, hingga politik dan hukum. Temukan artikel yang kamu cari di sini.

Baliho selebar lebih dari dua meter terpampang di perempatan Baturetno di jalan nasional Ring Road Selatan, Banguntapan, Bantul. Baliho warna biru bertuliskan Royal Mansion Banguntapan

Rumah di gang sempit di Jalan Bantul kilometer delapan itu lebih mirip tempat tinggal warga menengah ke bawah, ketimbang kantor perseroan. Tembok rumah berwarna jingga

Harianjogja.com, BANTUL-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul telah mengumumkan harta kekayaan masing-masing pasangan calon (paslon) peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015. Besar harta kekayaan itu

Meski telah menghabiskan dana kampanye hingga Rp 5,7 miliar, pasangan Sigit Ibnugroho-Agus Setyoso tak mampu memenangkan pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota Semarang 2015. Dari perhitungan

Puluhan kiai bersama empat ribuan warga berkumpul di rumah Hendrar Prihadi di Lempongsari, Semarang. Akhir November lalu (Ahad malam, 29 November) itu, sang tuan rumah

Baliho bertuliskan Dua Anak Cukup itu berhari-hari terpasang di perempatan Jalan Pahlawan Semarang selama masa kampanye pemilihan Wali Kota Semarang. Ada tulisan Hebat dan

“Peningkatan infrastruktur, kesehatan, ekonomi dan tentunya pendidikan akan kami tingkatkan. Program beasiswa akan tetap kita lanjutkan,” ujar Hasan disambut sorak sorai ribuan massa yang menyemut.

Latar belakang Berbagai permasalahan tata kelola lingkungan di Indonesia telah menyebabkan kerusakan hutan (deforestasi) semakin meluas dan terus berlanjut. Hampir setiap saat akibat tata kelola

Nama Brown Moses mendadak mengemuka saat berhasil menguak kisah tentang penyelundupan senjata di perang sipil Suriah dari sudut pandang yang tak terjamah oleh wartawan, dengan

Dalam riwayatnya, media cetak telah ikut mewarnai perubahan dan revolusi di belahan dunia. Salah satu tinta emas yang ditorehkan pers cetak adalah kehebatan jurnalisnya dalam

Jurnalisme Investigasi menawarkan popularitas bagi pembuat karya yang dapat membuka mata banyak orang, tapi risiko sebaliknya bisa saja terjadi, seperti digambarkan dalam film Kill the

Panda Nababan, yang sekarang mentereng sebagai politisi, adalah seorang wartawan yang lama bergelut dengan peliputan investigasi. Kerja kerasnya melakukan peliputan investigasi ia tuliskan dalam buku

Waktu dan biaya jadi dua hal yang membatasi ruang peliputan. Gilbert Cranberg, Professor Emeritus di University of Iowa menyampaikan pandangan dan pengalamannya mengenai alternatif pembiayaan

Film ini menggambarkan bagaimana intervensi sebuah perusahaan rokok di Amerika bisa menggagalkan interview acara 60 Minutes CBS terhadap mantan peneliti di pabrik rokok. Wawancara ini

{:id}Jaringan Indonesia untuk Jurnalisme Investigasi (JARING) diluncurkan Rabu 30 September 2015 di gedung Dewan Pers Jakarta. Peluncuran dilakukan oleh Stanley Adi Prasetyo (Ketua Komisi Hukum

Meproduksi laporan investigasi bukan hal yang mudah dilakukan. Berbeda dengan berita yang hanya menampilkan fakta yang tampak di permukaan, praktik ini justru mencari hal-hal yang