Jurnalisme Data Terbaik Tahun Ini

Vaksin dan upaya berkelanjutan untuk menekan penyebaran virus corona menjadi perbincangan internasional selama 12 bulan terakhir. Namun, perhatian global juga tertuju pada berbagai isu penting lain seperti darurat iklim, dampak teknologi pada masyarakat sipil, konflik, dan investigasi terhadap perusahaan lepas pantai serta usaha para orang tajir untuk menghindari pajak.

Berbagai isu tersebut dikemas dalam berbagai proyek jurnalisme data pada 2021. Para jurnalis mencoba menawarkan perspektif baru dan membantu pembaca memahami masalah kompleks melalui penceritaan yang interaktif.

Daftar berisi 10 karya jurnalisme data terbaik yang kami rilis setiap pekan, mengangkat karya-karya jurnalisme berbasis data terbaik. Analisis dan seleksi dilakukan dengan mengombinasikan penggunaan perangkat NodeXL dan kurasi manusia. Menutup tahun ini, kami telah memilih 10 karya jurnalisme data terbaik yang dipublikasikan sepanjang 2021. Mulai dari Pandora Papers, laporan tentang perubahan iklim, sonifikasi COVID-19, dan berbagai liputan menarik lainnya.

 

Pandora Papers

Investigasi ini — yang disebut sebagai kolaborasi jurnalistik terbesar — dipimpin oleh International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) dan melibatkan lebih dari 600 jurnalis dari 150 media. Banyak media yang terlibat merupakan anggota GIJN. Proyek kolaborasi ini dijuluki “tsunami data lepas pantai” lantaran kebocoran data mencakup 6,4 juta dokumen, jutaan gambar dan surel, serta hampir 500.000 lembar kerja. Thread ini menjelaskan usaha global dalam liputan Pandora Papers dan perbandingannya dengan berbagai bocoran informasi yang terjadi sebelumnya.

 

Bencana Iklim

Pembicaraan iklim PBB pada KTT COP26 di Skotlandia menawarkan kesempatan kepada pemerintah berbagai negara untuk bekerja sama menangani darurat iklim. Menjelang pertemuan tersebut, Guardian menerbitkan grafik interaktif mendalam untuk mengetahui pola cuaca baru yang mengarah pada gelombang panas, banjir, kebakaran hutan, gagal panen, dan anomali alam lainnya di seluruh dunia.

 

Memetakan Konflik Palestina-Israel

Konflik Palestina-Israel kembali menjadi berita utama setelah pecahnya kekerasan pada bulan Mei. Konflik tersebut kemudian diikuti oleh gencatan senjata. Al Jazeera menerbitkan serangkaian peta dan grafik untuk menjelaskan sejarah dan “biaya kemanusiaan” dari konflik yang telah berlangsung sejak 1940-an tersebut. Ribuan orang, sebagian besar merupakan warga Palestina, telah tewas dan puluhan ribu lainnya terluka.

 

Algoritma Rahasia TikTok

Anda mungkin heran dengan cara TikTok mengetahui pikiran terdalam Anda. Banyak pengguna sepikiran dengan Anda dan terkejut dengan kemampuan platform ini menyediakan konten yang sesuai dengan kepribadian mereka. Untuk menyelidiki algoritma TikTok, The Wall Street Journal menggunakan lusinan akun otomatis dam menemukan bahwa, untuk TikTok, informasi terpenting adalah jumlah waktu yang dihabiskan seseorang untuk menonton video tertentu.

 

File Pajak Rahasia

Beberapa pengusaha terkaya di planet ini, termasuk Jeff Bezos dan Elon Musk, hanya membayar sedikit pajak pendapatan federal di Amerika Serikat, atau bahkan tidak sepeser pun. Menurut investigasi ProPublica, hal tersebut telah berlangsung selama beberapa tahun. Reporter memperoleh sejumlah besar data tentang pengembalian pajak ribuan orang terkaya di negara tersebut selama lebih dari 15 tahun. Sumbernya adalah Internal Revenue Service (IRS). Liputan ini tidak hanya direspons cepat dengan seruan untuk menulis ulang aturan pajak, tetapi juga menimbulkan perdebatan soal kerahasiaan data pribadi.

 

 

COVID-19 Dalam Suara

Penceritaan kreatif tentang pandemi sering kali bergantung pada bagan dan grafik. Namun, jurnalis Simon Huwiler menggunakan pendekatan berbeda. Ia membuat visualisasi suara unik mengenai dua gelombang COVID-19 di Swiss dengan menggunakan kotak musik dan kartu punch setinggi empat meter (13 kaki). Setiap lubang dalam kartu mewakili hari pandemi, atau seorang korban. Anda dapat mendengarkan karya lengkap yang ditajuki “Song of Crowns and Tears” ini di YouTube.

 

Perubahan Pola Curah Hujan dan Kekeringan

Cuaca menjadi lebih ekstrim dan menyebabkan banjir bandang, kebakaran hutan yang sangat merusak, serta berbagai bencana lainnya. Banyak orang berusaha memahami mengapa berbagai hal tersebut terjadi. Tim reporter USA TODAY membantu menjawabnya dengan memeriksa 126 tahun data iklim di AS. Mereka mencari pola dan penyebab perubahan cuaca, lalu menciptakan perangkat untuk mencari variasi curah hujan dan kekeringan berdasarkan kode pos AS.

Kematian Tersembunyi 

Awal tahun ini, ratusan kuburan tak bertanda ditemukan di lokasi yang merupakan bekas sekolah residensial di provinsi Saskatchewan dan British Columbia, Kanada. Anak-anak masyarakat adat dikuburkan di sana. Mereka dikirim ke sekolah-sekolah residensial sebagai bagian dari program untuk menghapus budaya dan bahasa asli mereka. The Guardian menganalisis data tentang sekolah residensial, klaim tanah adat, dan berbagai perjanjian untuk membuat peta interaktif. Mereka mengulas masalah ini secara mendalam dan membongkar bab memalukan sejarah Kanada.

 

Kampanye Propaganda Tiongkok

Ribuan video yang beredar di media sosial menunjukkan anggota komunitas Uighur di Xinjiang membela Partai Komunis China. Di sisi lain, kecaman internasional atas perlakuan buruk Tiongkok terhadap Uighur sedang kencang-kencangnya. Penyelidikan oleh ProPublica dan The New York Times dengan menganalisis lebih dari 3.000 video, menemukan bahwa ribuan video tersebut merupakan bagian propaganda pemerintah China yang dijalankan secara terkoordinir.

 

Buku Pegangan Jurnalisme Data

Jurnalisme data tahun ini juga ditandai oleh peluncuran “The Data Journalism Handbook” volume ke-2. Buku ini mencakup 54 bab yang ditulis oleh 74 praktisi terkemuka jurnalisme data, termasuk Eunice Au dari GIJN yang menulis bab mengenai sejarah singkat tagar #ddj bersama Marc Smith dari Connected Action. Buku ini juga mengkaji infrastruktur data, dan produksi cerita data di ruang redaksi, organisasi media, perusahaan rintisan, serta kelompok masyarakat sipil. 

https://twitter.com/bb_liliana/status/1374321675307732994

 

Terima kasih kembali kami ucapkan kepada Marc Smith dan Harald Meier dari Connected Action yang telah mengumpulkan tautan dan menggambarkannya melalui grafik. Daftar #ddj terbaik bakal kembali pada Januari 2022. (penerjemah: Kholikul Alim)


Peter Georgiev adalah Social Media dan Engagement Editor GIJN. Dulu, ia bekerja untuk unit investigasi NBC News di New York. Peter juga bekerja sebagai koresponden untuk Bulgarian National Television dan karya jurnalistiknya sudah dipublikasikan di berbagai media seperti The Guardian, Deutsche Welle, serta banyak media internasional lainnya.

Eunice Au adalah Program Manager GIJN. Sebelumnya, dia adalah koresponden Malaysia untuk The Straits Times Singapura dan jurnalis di New Straits Times. Eunice juga menulis untuk The Sun, Malaysian Today, dan Madam Chair.

Tulisan ini merupakan terjemahan dari GIJN’s Top 10 Data Journalism Projects of 2021 yang dipublikasikan Global Investigative Journalism Network (GIJN). Alih bahasa ini disponsori oleh dana hibah dari Google News Initiative. Untuk menerbitkan ulang tulisan ini, Anda bisa menghubungi [email protected].

Republication

Creative Commons License

Republish our articles for free, online or in print, under a Creative Commons license.

Previous articleCara Memeriksa Fakta Liputan Investigasi
Next articleRapuhnya Layanan Pemulihan Korban Kekerasan Seksual