Di Balik Timnas AMIN: Tambang, Unicorn, dan Mantan Koruptor

Artikel ini ditulis oleh Riyan Setiawan dan disunting oleh Aditya Widya Putri. Pertama kali terbit di Deduktif dan direpublikasi di sini.

Salah satu afiliasi bisnis terbesar yang menaungi Timnas AMIN berasal dari Surya Paloh, pengusaha kakap dengan bejibun usaha di berbagai sektor: media, tambang, properti, investasi, hingga makanan. Selain itu ada mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang mendukung Anies-Muhaimin meski partai tempatnya bernaung, Golkar yang mendukung Prabowo-Gibran. JK menjalankan kelompok usaha KALLA Group dengan sejumlah bidang usaha otomotif, transportasi logistik, properti, konstruksi, manufaktur, tambang, dan energi.


Dalam sejumlah kesempatan Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) kerap menarasikan upaya mereka memenangkan Anies adalah sebagai perlawanan terhadap sistem politik dan ekonomi yang dikuasai oleh oligarki. Oligarki yang dimaksud adalah segelintir orang yang menguasai lebih banyak kekayaan di Indonesia.

Juru bicara Timnas AMIN, Irvan Pulungan misalnya menarasikan oligarki sebagai orang yang punya sumber daya untuk mempengaruhi kebijakan negara. “Oligarki bisa melakukan itu di ruang-ruang tertutup proses kebijakan publik,” katanya 19 Desember 2023.

Co-Captain Timnas AMIN, Sudirman Said juga pernah menyindir kubu lawan politik yang berisi pengusaha besar, yang diidentifikasi sebagai bagian dari oligarki. “(Tim) Sebelah kan pengusaha. Ini semuanya para pengusaha, berusaha supaya pak Anies Menang,” kata Sudirman Said, 16 November 2023. 

Narasi perlawanan terhadap para pengusaha yang punya pengaruh dalam pengambilan kebijakan publik (jika tidak ingin disebut oligarki) ini sebenarnya seperti pepatah “gajah di pelupuk mata tidak tampak, semut di seberang lautan tampak”. Sebagai kenyataan, ada sederet nama anggota Timnas AMIN dan pendukung Anies non-Timnas adalah pengusaha kakap, oligarki tambang, dan gurita industri media. 

Kolaborasi media Deduktif.id, Jaring.id, dan Project Multatuli mengungkap sejumlah nama pendukung Anies, baik Timnas ataupun non-Timnas, merupakan pengusaha besar. Paling tidak ada dua nama besar yang dikenal publik, yakni Surya Paloh dan Jusuf Kalla.

Media Group 

  • Surya Paloh

Jabatan Timnas: Ketua Dewan Pembina

Jabatan perusahaan: Pemilik

Siapa yang tak kenal Surya Paloh. Ketua Dewan Pembina Timnas AMIN cum Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini adalah pengusaha kakap dengan bejibun usaha di berbagai sektor: media, tambang, properti, investasi, hingga makanan.

Pada laman Media Group, melalui Media Group Network, Surya Paloh membawahi banyak media di Indonesia: Metro TV, Media Indonesia, Lampung Post, Metrotvnews.com, Medcom.id, Indonesia Idea Media (ID.M) , Media Televisi Indonesia (MTI), Media Academy, SAI Radio, Digital Marketing Agency, Magna Channel, BN TV, suma.id, MG Radio Network, Metro Globe Network, Prioritas (tabloid), clicks.id, dadali.id, apakareba.id, oase.id, autogear.id, inibaru.id, dan podme.id.

Paloh juga memiliki bisnis percetakan bernama Media Indonesia Publishing dan Lampost Publishing. Kemudian juga bisnis Event Organizer (EO) bernama Lampost Event Organizer.

Media Group turut menapaki bisnis industri makanan dengan membangun PT Indocater pada tahun 1978. Pada lini Media Group Food Industry & Services ini, PT Pangansari Utama (PSU) bertanggung jawab menyediakan jasa seperti supply chain

Sementara untuk produksi makanan siap saji, pengolahan daging dan sayur, manajemen fasilitas, dan jenis-jenis usaha lainnya mereka mengandalkan PT Pangansari Utama Food Resources (PUFR). 

Perusahaan lain yang berada di lini Food Industry & Services tersebut antara lain: PT Dunia Daging Food Industries (DDFI), PT Pangansari Utama Food Industri (PUFI), PT Pangansari Utama Food Distribution (PUFD), PT Indomaint Karya Utama, PT Plasma Usaha Mitra Selaras (PUMS), PT Daya Prima Lestari  (DPL), PT Niaga Buana Solusi Utama, PT Pangansari Utama Patisserie, dan PT Indomaint Karya Utama. 

Di bisnis perhotelan, Media Group memiliki lini Hospitality. Sejumlah hotel ternama di Indonesia seperti InterContinental Bali Resort, The Papandayan, dan The Media Hotel & Tower masuk sebagai anak perusahaan Media Group.

Kemudian, lini Media Group Investment memiliki lingkup usaha melalui PT Pusaka Marmer Indahraya (PUMARIN), emas melalui PT Emas Mineral Murni, minyak dan gas melalui PT Surya Energi Raya, dan jenis usaha lain.

Sementara di sektor sumber daya alam, Surya Paloh melalui Media Group memiliki sejumlah perusahaan, seperti PT Media Djaya Bersama (MDB), (PT Bara Energi Lestari & PT Mifa Bersaudara), PT Inti Murni Kencana (IMK), PT Surya Jaya Capital (SJC), PT Media Mining Resources (MMR), PT Multi Asa Prima (MAP), PT Emas Mineral Murni (EMM).


PT Bara Energi Lestari, Mifa Bersaudara, dan Media Djaya Bersama

  • Surya Paloh

Jabatan Timnas: Ketua Dewan Pembina

Jabatan perusahaan: Pemilik

  • Lestari Moerdijat

Jabatan Timnas: Dewan Pertimbangan

Jabatan perusahaan: Komisaris PT Media Djaya Bersama

Penelusuran kami terkait relasi bisnis sesama Timnas AMIN menemukan nama PT Bara Energi Lestari (BEL) sebagai petunjuk awal. 

Informasi di laman resmi mereka menyebut, PT BEL bergerak di sektor pertambangan dan penjualan batu bara sejak tahun 2005. PT BEL adalah anak perusahaan pengangkut batu bara, PT Media Djaya Bersama (MDB) Group.

Berdasar informasi dalam Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP), PT BEL memiliki luasan wilayah konsesi seluas 1.495 Ha Hektar (Ha), beroperasi di Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

Sementara pedoman laporan eksplorasi sesuai standar Joint Ore Reserves Committee (JORC) yang dikeluarkan oleh PT Runge Indonesia pada Juli 2011 mengatakan PT BEL memiliki sumber daya batubara sebesar 72 juta metrik ton.

PT BEL sebagai industri batubara yang terintegrasi dari hulu sampai hilir, mulai tambang sampai ke pelabuhan khusus.

Dalam laporan Jejaring Oligarki Tambang dan Energi pada Pemilu 2024 oleh Jaringan Advokasi Tambang (JATAM), Pemegang saham mayoritas PT BEL adalah MDB Group (99,99%). Di sinilah terjalin benang merah antara Timnas AMIN dengan salah satu konglomerat tambang dan media.

Saham PT MDB dimiliki oleh PT Inti Murni Kencana (IMK) dan PT Reswara Minergi Hartama (RMH), masing-masing sebesar 50%. PT IMK merupakan anak perusahaan Media Group yang berbisnis di sektor media, makanan, dan pertambangan milik Surya Paloh.

PT RMH memiliki sejumlah anak usaha, di antaranya PT Tunas Inti Abadi (TIA) yang menambang batubara di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan; PT BEL; serta PT Mifa Bersaudara yang merupakan industri pertambangan batu bara pertama dan terbesar di Aceh.

Berdasarkan laporan Pejabat Publik & Afiliasi Bisnis Energi yang dirilis Koalisi Bersihkan Indonesia pada tahun 2022, terdapat nama Lestari Moerdijat sebagai Komisaris dan Pemegang Saham di PT MDB Group. 

Anggota Komisi X DPR RI ini merupakan Dewan Pertimbangan di Timnas AMIN cum Ketua DPW Partai NasDem Jawa Tengah.

Dalam profil Linkedin, PT MDB Group memegang hak penambangan eksklusif atas area konsesi seluas 4.629 hektar di bawah PT MIFA dan PT BEL. Total sumber daya batubara di area konsesi diperkirakan mencapai 365 juta ton. 

MDB Group juga tengah merencanakan penjualan batu bara yang dihasilkan dari area konsesi ke pembangkit listrik di Cina dan India. 

Sebelumnya, Lestari Moerdijat  juga pernah mengisi jabatan strategis di sejumlah anak perusahaan Media Group milik Paloh.


PT Surya Jaya Capital, PT Media Mining Resources, PT Multi Asa Prima , PT Emas Mineral Murni 

  • Surya Paloh

Jabatan Timnas: Ketua Dewan Pembina

Jabatan perusahaan: Pemilik

  • Prananda Surya Paloh

Jabatan Timnas: Anggota Dewan Pertimbangan

Jabatan perusahaan: Direktur

Bisnis keluarga memang jadi hal lumrah yang ada di negara kita, begitu juga dalam kehidupan berpolitiknya. Prananda Surya Paloh, anggota Dewan Pertimbangan Timnas AMIN, putra dari Surya Paloh menjabat sebagai Direktur PT Surya Jaya Capital (SJC) sejak tahun 2010.

SJC memiliki saham di PT Media Mining Resources (MMR), sebuah perusahaan konsultan, konstruksi, properti, hingga industri tambang.

Pemegang saham PT MMR lainnya, adalah PT Multi Asa Prima (MAP). PT SJC juga tercatat sebagai pemegang saham di PT MAP, perusahaan konsultasi investasi dan perdagangan, penyedia SDM dan manajemen. 

Lewat PT MMR, mereka memiliki saham di PT Emas Mineral Murni (EMM). Perusahaan tersebut memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) pada 2017 hingga 2037 untuk konsesi seluas 10.000 hektare di Kabupaten Nagan Raya hingga Aceh Tengah. Kandungan emas di wilayah itu diperkirakan setara Freeport di Papua. 

Tapi aktivitas tambang yang dilakukan oleh PT EMM masih mendapat penolakan warga Nagan Raya sejak tahun 2018.


PT Citragraha Nugratama , PT Media Properti Indonesia, PT Citra Jimbaran Indah Hotel,  InterContinental Hotels Group 

  • Surya Paloh

Jabatan Timnas: Ketua Dewan Pembina

Jabatan perusahaan: Pemilik

  • Prananda Surya Paloh

Jabatan Timnas: Anggota Dewan Pertimbangan

Jabatan perusahaan: Direktur

Tak cuma di sektor tambang, keluarga Paloh juga punya bisnis di sektor perhotelan. Hotel The Papandayan, anak perusahaan Media Group, dikelola oleh PT Citragraha Nugratama (CN). Prananda menjabat sebagai Komisaris PT CN sejak tahun 2013.

Pada Desember 2009, PT CN pernah digugat pekerjanya ke pengadilan karena melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) ratusan orang dengan alasan renovasi hotel. 

Prananda  Paloh memegang banyak posisi penting di anak perusahaan milik Surya Paloh, Media Group. Selanjutnya, Prananda ikut mengurus bisnis properti di PT Media Properti Indonesia (MPI) dan bisnis perhotelan PT Citra Jimbaran Indah Hotel di Badung, Bali. 

PT Citra Jimbaran Indah Hotel merupakan afiliasi InterContinental Hotels Group, anak perusahaan dari Media Group. Di kedua perusahaan tersebut, Prananda menjabat sebagai komisaris sejak tahun 2013 hingga sekarang. 

Dalam konstelasi perpolitikan di Indonesia, Prananda duduk di kursi Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan, intelijen, luar negeri, komunikasi, dan informasi dan Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP). Ia juga menjadi Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) di partai bapaknya, NasDem.


Metro TV

  • Surya Paloh

Jabatan Timnas: Ketua Dewan Pembina

Jabatan perusahaan: Pemilik

  • IGK Manila

Jabatan Timnas: Anggota Dewan Penasihat

Jabatan perusahaan: Komisaris

Masih dari lini bisnis milik Surya Paloh, Media Group. Mari beralih ke lini perusahaan media Metro TV. Dalam pencarian kami, anggota Dewan Penasihat di Timnas AMIN menduduki jabatan sebagai Komisaris Metro TV. Dialah Mayjen TNI (Purn) IGK (I Gusti Kompyang) Manila

Saat ini, IGK Manila juga masih menjabat sebagai Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Nasdem dan Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem.

Bukti keberpihakan media milik Paloh dalam setiap konstelasi politik di Indonesia mulai terlihat sejak 2004. Media televisi yang berdiri sejak tahun 25 November 2000 ini condong menyiarkan tayangan soal Jokowi yang tengah mencalonkan diri sebagai presiden. 

Pada pilpres 2014 dan 2019, NasDem, partai milik Paloh menjadi koalisi pengusung Jokowi.

Kemudian saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017, Metro TV cenderung menyiarkan informasi tentang paslon Ahok-Djarot. Partai NasDem saat itu mendukung Ahok-Djarot dalam pertarungan pilgub dengan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Namun pada pilpres tahun 2024 ini, Metro TV lebih banyak memberitakan Anies Baswedan lantaran NasDem berada di koalisi pemenangan AMIN.

Sementara dalam karier militer, IGK Manila pernah menjadi petugas keamanan Presiden Sukarno di Wisma Yaso saat Sukarno menyusun naskah Pidato Nawaksara pada 1967. 

Ia juga mengawal Soeharto saat masih di Kostrad, melakukan operasi penumpasan Gerakan 30 September (G30 S), terlibat Operasi Dwikora dan Operasi Pasukan Gerilya Rakyat Sarawak (PGRS).

Berdasarkan data Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965/1966 (YPKP 65), operasi penumpasan G30 S menewaskan sekitar 3 juta jiwa.


PT Graha Mining Utama 

  • Ahmad Ali

Jabatan Timnas: Pelatih Kepala Timnas AMIN

Jabatan perusahaan: Pemilik

  • Anugrah Pratama

Pendukung Anies non-Timnas

Jabatan perusahaan: Komisaris

  • Fakhri Fadhlurrahman 

Pendukung Anies non-Timnas

Jabatan perusahaan: Direktur

  • Rajiv

Jabatan Timnas: Wakil Bendahara Umum

Jabatan perusahaan: Direktur Utama

Masih di lingkungan partai NasDem, terdapat nama Ahmad Ali yang merupakan Pelatih Kepala Timnas AMIN. Pada laporan Jejaring Oligarki Tambang dan Energi pada Pemilu 2024 yang diluncurkan oleh JATAM, sektor usaha yang digeluti Ali adalah pertambangan nikel. 

Kedua anaknya, yaitu Moh Anugrah Pratama menjabat sebagai komisaris dan Muhammad Fakhri Fadhlurrahman sebagai Direktur di PT Graha Mining Utama (GMU). Perusahaan ini memiliki dua izin tambang dengan luas konsesi masing-masing 624,53 hektar dan 1.102 hektar di Morowali, Sulawesi Tengah. 

Pemegang saham PT GMU adalah PT Riz Pratama Indonesia (RPI) sebanyak 80% dan PT Mineral Bumi Nusantara (MBN) 20%. Di PT RPI Fakhri menjabat sebagai komisaris utama, sementara Anugrah menduduki kursi komisaris. Mereka sama-sama memiliki 2.250 lembar saham PT RPI.

Seperti yang sudah-sudah, kehadiran perusahaan tambang di daerah sarat penolakan warga sekitar karena dianggap merusak hutan. Aktivitas PT GMU di Morowali juga dinilai meningkatkan kerusakan hutan di Desa Siumbatu oleh Forum Pemerhati Investasi Pertambangan (FORMAT) Sulteng.

Saat ini Ahmad Ali masih menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai NasDem cum Anggota Komisi III DPR. Pada Pemilu 2024 ini, Ia kembali berkontestasi menjadi Caleg DPR RI dari NasDem, Dapil Jakarta 1.

Selain PT GMU, putra Ahmad Ali, Fakhri juga tercatat sebagai Direktur Fortis Utama Group, perusahaan induk yang membawahi sejumlah unit bisnis seperti tambang pasir-batu, pabrik, galangan kapal, distributor alat kesehatan, kuliner dan sportainment.

Beralih dari keluarga Ahmad Ali, kami menemukan nama Rajiv, Wakil Bendahara Umum Timnas AMIN di laman Minerba One Data Indonesia (MODI) milik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai Direktur Utama di PT GMU. 

Saat ini Rajiv tengah menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Jawa Barat. Ia juga mencoba peruntungan dengan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif DPR Dapil Jabar II. 

Masalahnya nama Rajiv saat ini tengah jadi sorotan karena masuk sebagai daftar saksi kasus dugaan korupsi mantan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang juga merupakan politisi Partai Nasdem. 

Rajiv pun sempat absen dari panggilan, namun akhirnya ia diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa, (30/1/2024) lalu. Rajiv diperiksa selama dua jam dan dicecar 10 pertanyaan oleh penyidik soal dugaan aliran dana korupsi ke Partai NasDem.


PT Oti Eya Abadi 

  • Ahmad Ali 

Jabatan Timnas: Pelatih Kepala Timnas AMIN

Jabatan perusahaan: Pemilik

  • Nilam Sari Lawira

Jabatan Timnas: TKD AMIN Sulawesi Tengah

Jabatan perusahaan: Terafiliasi

Jejaring “usaha keluarga” milik Ahmad Ali tak berhenti hanya pada kedua anaknya. Ahmad Ali pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Oti Eya Abadi (OEA). Kini, saudara istrinya, Tauhid Lawira tercatat sebagai Komisaris Utama PT OEA. 

Perusahaan tersebut bergerak di sektor tambang nikel yang memiliki konsesi 3.339,23 hektar di Kabupaten Morowali.

Meski Tauhid tak memiliki koneksi langsung dengan Timnas AMIN, namun sang adik (istri Ahmad Ali), Nilam Sari Lawira tergabung dalam Tim Kampanye Daerah (TKD) Timnas AMIN Sulawesi Tengah. Nilam adalah Ketua DPRD Sulawesi Tengah dari Partai NasDem Periode 2019-2024.


PT Mas Arya Tunggal Abadi & PT Toba Sejahtera 

  • Fachrul Razi

Jabatan Timnas: Dewan Penasihat

Jabatan perusahaan: Komisaris

Selain politisi, Purnawirawan TNI juga mewarnai komposisi di Timnas AMIN. Jenderal Purn Fachrul Razi yang menjabat sebagai Dewan Penasihat Timnas AMIN tercatat sebagai Komisaris di PT Mas Arya Tunggal Abadi (MATA). 

Temuan tersebut kami telusuri dari laman MODI Kementerian ESDM. Perusahaan itu menambang pasir kuarsa dengan luas konsesi 5 hektar di Desa Leuwiipuh, Kecamatan Banjarsari, Lebak, Banten.

Razi merupakan alumni Akademi Militer (Akmil) dan pernah menjabat sebagai Wakil Panglima TNI pada 1999-2000. Sebelum mengamankan bisnis tambang di PT MATA, ia pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Aneka Tambang (ANTAM). 

Razi kemudian mengundurkan diri dari ANTAM pascaditunjuk Presiden Jokowi sebagai Menteri Agama (Menag) pada 23 Oktober 2019. Sebelumnya Razi sempat memimpin Tim Bravo 5 yang menjadi pendukung Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019. Posisi Razi sebagai Menag digantikan oleh Yaqut Cholil Qoumas pada 23 Desember 2020 lalu. 

Selama menjadi Menag, Razi beberapa kali membuat aturan kontroversial yang ramai-ramai dikritik oleh publik. Seperti pembatasan menggunakan cadar dan celana cingkrang di instansi pemerintahan karena mencirikan radikalisme; menggagas sertifikasi penceramah guna merespons gerakan radikalisme; menerbitkan Peraturan Menteri Agama Nomor 29 Tahun 2019 yang mewajibkan Majelis Taklim wajib mendaftar ke Kemenag.

Selain di ANTAM, Razi juga tercatat menjabat sebagai Komisaris PT Toba Sejahtra, perusahaan tambang milik Luhut Binsar Pandjaitan pada tahun 2005.


Gobel Group 

  • Rachmat Gobel

Jabatan Timnas: Anggota Dewan Pertimbangan

Jabatan perusahaan: Pemilik

Politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel yang dipercaya menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Timnas AMIN menjalankan bisnis di bawah bendera Gobel Group.

Tanggung jawab Rachmat di Timnas AMIN, sekaligus menjadi Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Gorontalo. Merujuk laman resmi Gobel Group, perusahaan ini didirikan sang Ayah, H Thayeb Moh.Gobel pada tahun 1954. Rachmat kemudian meneruskan bisnis H Thayeb sejak 1984.

Gobel Group semula bernama PT Transistor Radio Manufacturing, pelopor manufaktur transistor radio di Indonesia dengan merek dagang “TJAWANG”. 

Pada tahun 1960, PT Transistor Radio Manufacturing mengadakan perjanjian kerjasama dengan Matsushita Electric Industrial Co., Ltd. (saat ini Panasonic Corporation), salah satu pemimpin global dalam bisnis elektronik dan listrik.

Sejak tahun 1970 Gobel menjadi mitra usaha patungan Indonesia dengan Matsushita. Kemudian pada tahun 1994, PT Gobel International didirikan sebagai entitas untuk menyatukan kegiatan bisnis dan menjadi perusahaan induk Gobel Group.

Saat ini, Gobel Group merupakan salah satu grup bisnis terbesar di Indonesia dengan berbagai aktivitas bisnis, termasuk elektronik, kimia, transportasi dan logistik, makanan, properti, dan periklanan.

Gobel Group memiliki total jaringan bisnis di 312 titik, tersebar di lebih dari 40 kota besar di seluruh Indonesia. 

Bahkan salah satu entitas anak Gobel Group, PT Panasonic Gobel Energy yang bergerak dalam bidang industri batu baterai, lampu LED, komponen, dan perlengkapan sepeda motor yang berpusat di Osaka, Jepang, menjadi pemasok tunggal sel baterai untuk seluruh kendaraan Tesla. 

Pada Februari 2023, Rachmat Gobel dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua DPR/Kordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) mengunjungi pabrik baterai Panasonic di Prefektur Tokushima, Jepang, untuk melihat peluang kerja sama pengembangan Ibu Kota Negara (IKN).

Namun ritual bisnis Rachmat Gobel tak melulu bersih, melalui pangkalan data Offshore Leaks milik Konsorsium Jurnalis Investigatif Internasional (ICIJ), Rachmat Gobel tercatat di dokumen Pandora Papers.

Politisi atau pengusaha yang namanya tercantum dalam dokumen tersebut diduga melakukan pengalihan aset dan pencucian uang lewat perusahaan cangkang di negara suaka pajak. Investigasi ICIJ telah dilakukan sejak tahun 2016, dan menyasar pengusaha hingga pejabat negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Perusahaan cangkang adalah perusahaan yang diatur hukum yurisdiksi tertentu, memiliki rekening, namun tak melakukan kegiatan apapun. Pendirian perusahaan cangkang kerap berhubungan dengan kegiatan bisnis yang melanggar hukum, seperti penghindaran pajak, pencucian uang, penyembunyian dana hasil tindak pidana, seperti korupsi, narkotika dan bisnis ilegal lain.

Nama Rachmat Gobel muncul sebagai pemilik manfaat (beneficial owner) dari perusahaan Golden Harvest Asset Ltd yang berlokasi di British Virgin Islands atau Kepulauan Virgin Britania. Berdasarkan pencarian melalui laman Globalfinreg.com , perusahaan tersebut terdaftar sejak 26 Oktober 2017. 

Namun pencarian melalui laman Open Corporates , ditemukan nama perusahaan Golden Harvest Asset Recovery PTE. Ltd yang berlokasi di Singapura. Perusahaan tersebut melakukan bisnis perangkat keras komputer dan peralatan periferal (peranti keras). Kemudian juga terdapat nama perusahaan Golden Harvest Asset Management Company Ltd yang berlokasi di Hongkong .

Selain itu, Gobel juga menjabat sebagai direktur dan pemangku kepentingan di Tiger Smart Technology Ltd, perusahaan yang merancang dan membuat ponsel. Menurut pangkalan data Offshore Leaks, perusahaan ini beroperasi sejak 12 Februari 2009 di Kepulauan Virgin Britania. Namun keterangan dari laman Tiger Smart Tech, perusahaan tersebut beroperasi di India, Cina, dan Dubai.

Kemudian Gobel menjadi direktur dan pemangku kepentingan di Expert Power Technology Ltd yang beroperasi sejak 12 Februari 2009 di Kepulauan Virgin Britania. Berdasarkan pencarian melalui laman Indiamart , Expert Power 

Technology, berdiri pada tahun 2015 di New Delhi, India. Perusahaan ini bergerak untuk mendistribusikan dan menjual eceran UPS Online, UPS Lift, dan sebagainya.


Kodel Group dan Properti 

  • Jan Darmadi

Jabatan Timnas: Anggota Dewan Pembina

Jabatan perusahaan: Pemilik

Jan Darmadi merupakan seorang pengusaha properti yang namanya masuk dalam jajaran Anggota Dewan Pembina Timnas AMIN. 

Dalam laporan Jejaring Oligarki Tambang dan Energi pada Pemilu 2024 yang diluncurkan JATAM, Ketua Majelis Tinggi Partai NasDem itu merupakan pendiri dari Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) yang bergerak di bidang usaha real estate.

Darmadi merupakan pemilik sejumlah properti di Jakarta, di antaranya, Hotel Mandarin Jakarta, Mercure Ancol, Jakarta Theater, dan Setiabudi Building. 

Dia juga mendirikan Kodel Group, perusahaan yang bergerak di berbagai sektor bisnis seperti perdagangan, perbankan, minyak, hotel, dan manajemen properti. Ia tercatat sebagai salah satu pemegang saham sekaligus Komisaris Utama Kodel Group.

Jan Darmadi merupakan anak dari Dadi Darma, pengusaha kasino di Indonesia. Pada tahun 1967, Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin, sempat mengizinkan perjudian di Jakarta. 

Saat itu, Jan Darmadi menjadi pemilik banyak properti perjudian seperti Petak IX, Copacobana, Jakarta Theater, dan Lofto Fair Hailal. Namun memiliki banyak usaha tak membikin Darmadi puas, ia turut menjajal panggung perpolitikan di Indonesia sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Jokowi periode 2015-2019.


Tokopedia 

  • Leontinus Alpha Edison

Jabatan Timnas: Co-Captain 7

Jabatan perusahaan: Co-Founder

Setelah mengundurkan diri sebagai Direktur Tokopedia pada November 2023 lalu, Leontinus Alpha Edison, Co-Founder PT Tokopedia menjajal peruntungan dalam politik praktis, dengan menjadi Co-Captain 7 Timnas AMIN.

Meski sudah tidak menjadi direktur, melalui Linkedin-nya, Leon masih menduduki jabatan Vice Chairman Tokopedia. Ia bertanggung jawab membimbing generasi pemimpin berikutnya di Tokopedia, mengelola berbagai persoalan yang berkaitan dengan teknis, operasional, sumber daya manusia, keamanan, dan manajemen risiko.

Sejak Juli 2022 Leon menjadi Presiden Komisaris Dekara, perusahaan teknologi yang menyediakan produk dan layanan untuk perusahaan lain. Berdasarkan dari laman Tokopedia Acedemy, Dekara merupakan pengembangan teknologi dari Tokopedia.

Tokopedia sendiri telah melakukan merger dengan Gojek dan mengganti nama perusahaan induk menjadi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) pada tahun 2021. Tokopedia, merupakan salah satu dari 14 anak usaha GoTo.

Saat ini, GoTo bersama perusahaan tambang batu bara, PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) membangun perusahaan patungan bernama PT Energi Kreasi Bersama, dengan nama merek “Electrum”.

Electrum berfokus pada pengembangan ekosistem dan industri kendaran listrik secara terintegrasi dari hulu ke hilir, meliputi manufaktur sepeda motor listrik, teknologi pembuatan baterai, infrastruktur penukaran baterai dan stasiun pengisian daya, hingga pembiayaan. 

Electrum telah memulai membangun pabrik motor listrik di Zona E Kawasan Greenland International Industrial Center atau GIIC, Cikarang, Jawa Barat.


PT Interport Mandiri Utama

  • Hanif Dhakiri

Jabatan Timnas: Anggota Dewan Pembina

Jabatan perusahaan: Komisaris

Tak kalah dengan NasDem, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga memadati jajaran pengusaha tambang di Timnas AMIN. Berdasarkan temuan kami, nama Wakil Ketua Umum DPP PKB Bidang Kaderisasi, M Hanif Dhakiri tercatat sebagai Komisaris di PT Interport Mandiri Utama (IMU). 

Hanif saat ini ikut menjadi Anggota Dewan Pembina Timnas AMIN. 

PT IMU merupakan bagian dari PT Indika Energy, aktivitas bisnisnya melayani beberapa kebutuhan seperti pangkalan pasokan berbagai industri migas dan pertambangan; menyediakan pengelolaan sampah industri; pengiriman barang; pasokan pembangkit listrik; terminal bahan bakar; hingga badan kelautan. 

Sementara itu portofolio bisnis PT Indika Energy merentang dari sektor energi, logistik atau infrastruktur, hingga ke lini bisnis teknologi.

Yang menggelitik dari Hanif Dhakiri adalah jejak karirnya. Ia pernah mendirikan, sekaligus menjadi anggota eksekutif regional Wahana Lingkungan Hidup (WALHI), Jawa Tengah, tahun 1997

WALHI merupakan organisasi yang lantang menyuarakan kasus kerusakan lingkungan, termasuk akibat aktivitas tambang. Fakta ini jelas kontradiktif dengan aktivitas ekonominya saat ini di PT IMU. 

Di perpolitikan, perjalanan Hanif cukup moncer. Ia pernah menjabat sebagai anggota DPR RI Dapil Jateng X pada periode 2014 dan 2019. Namun di kedua periode tersebut, Hanif sama-sama mundur dari DPR karena diminta menduduki kursi kementerian.

Pada tahun 2014 ia ditunjuk sebagai Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) dalam Kabinet Kerja hingga tahun 2019. Kemudian pada September 2019, Hanif ditunjuk menjadi Plt Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Imam Nahrawi yang ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi.


PT Citra Bara Raya dan PT Dirar Duage Energi 

  • Susno Duadji

Jabatan Timnas: Tim Hukum Nasional

Jabatan perusahaan: Pemilik

Susno Duadji adalah nama selanjutnya yang ambil bagian di Timnas AMIN. Ia merupakan politikus PKB sekaligus Purnawirawan Polri yang mengisi jabatan sebagai Tim Hukum Nasional (THN) Timnas AMIN.

Susno pernah duduk di tampuk kepemimpinan di Polri sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim Polri) 2008-2009. Dirinya juga sempat menjabat sebagai Wakil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Kapolda Jawa Barat.

Saat menjabat sebagai Kapolda Jabar, Susno pernah tersangkut kasus korupsi. Ia tercatat sebagai mantan terpidana korupsi dana pengamanan Pemilu Kepala Daerah Jawa Barat tahun 2009. 

Selain itu, Susno juga terjerat korupsi penanganan perkara PT Salmah Arowana Lestari (SAL). Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 3,5 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan kepada Susno.

Mantan jenderal yang mencetuskan istilah “cicak versus buaya” ini sempat mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta hingga kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Kiasan itu mengacu pada konflik KPK dengan Polri pada 2009 silam.

Saat itu KPK diduga menyadap Susno yang tengah menjabat sebagai Kabareskrim Mabes Polri. Susno dituduh terlibat pencairan dana dari nasabah Bank Century, Boedi Sampoerna. Susno mengibaratkan KPK sebagai cicak yang kecil, sedangkan Polri sebagai buaya.

Namun, putusan kasasi MA saat itu malah menguatkan putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 

Susno dinilai bersalah memotong uang pengamanan pemilu sebesar Rp4,2 miliar. Usai putusan kasasi, Susno sempat menjadi buron selama seminggu hingga akhirnya menyerahkan diri ke Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor.

Setelah pensiun dari Polri, Susno menggeluti bisnis tambang dan terjun ke politik melalui Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) sebelum akhirnya berlabuh ke PKB. 

Di bisnis tambang, dirinya tercatat sebagai pemilik PT Citra Bara Raya dan PT Dirar Duage Energi, dua perusahaan batu bara yang beroperasi di Lahat, Sumatera Selatan. Di dua perusahaan itu, Susno menjadi pemegang saham mayoritas (99%). Total luas konsesi kedua perusahaan itu mencapai 1.805 hektar.


Quvat Management

  • Tom Lembong

Jabatan Timnas: Co-Captain 2

Jabatan perusahaan: Pendiri

Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong, namanya sempat disebut-sebut Gibran Rakabuming, Cawapres 02 saat debat Cawapres. Saat ini ia didapuk sebagai Co-Captain 2 Timnas AMIN. 

Ia adalah pengusaha kakap, jejak bisnis Tom salah satunya mendirikan perusahaan dana ekuitas swasta sejak 2006, Quvat Management, berbasis di Singapura dengan investasi di Indonesia, Singapura dan Malaysia.

Di entitas bisnis tersebut, Tom menjabat sebagai CEO dan managing partner. Quvat mengelola dana untuk beberapa universitas di Amerika serta dana kekayaan dari negara Asia dan Timur Tengah.

Pada periode 2012-2014, Tom pernah menjadi presiden komisaris di PT Graha Layar Prima atau Blitz Megaplex. Kariernya di pemerintahan Presiden Jokowi pun moncer, ia sempat menjabat Menteri Perdagangan pada 2015-2016. 

Setelahnya Jokowi meminta Lembong menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) 2016-2019. 

Beberapa kali ia menulis pidato Jokowi, baik saat menjadi Gubernur DKI atau Presiden RI. Salah satunya bertajuk “Winter is Coming” dalam forum Annual World Bank – IMF Meeting 2018, di Bali, Indonesia, yang menggambarkan banyaknya masalah perekonomian dunia.


Persiba Balikpapan

  • I Gede Widiade

Jabatan Timnas: Bendahara Umum

Jabatan perusahaan: Pemilik

Gede Widiade merupakan sosok yang dikenal dari kalangan sepak bola. Ia seorang pengusaha dan pernah memimpin tujuh klub di Liga Indonesia dari berbagai kasta kompetisi. Saat ini, Gede menjadi Bendahara Umum Timnas AMIN.

Gede memiliki puluhan lapangan sepak bola di Indonesia. Selama berkarier, ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama Persija Jakarta namun memutuskan mundur dari manajemen Persija pada 2019. Gede kemudian melanjutkan karier sebagai pengelola klub dengan menjadi pemilik saham mayoritas Persiba Balikpapan yang berkiprah di Liga 2.

Anies menganalogikan Timnas AMIN seperti tim sepak bola, dengan jajaran anggota yang dapat memperluas gerakan perubahan.


Para Penguasa Industri Energi Lain di Timnas AMIN dan Non-Timnas AMIN

KALLA Group 

  • Jusuf Kalla

Pendukung Anies non-Timnas

Jabatan perusahaan: Pemilik

Penguasa industri energi yang mendukung paslon 01, Anies-Muhaimin tak hanya berasal dari jajaran Timnas AMIN. Ada juga pihak yang tidak tergabung secara langsung di tim pemenangan namun mendeklarasikan dukungan. Salah satunya Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK). 

Pada 19 Desember 2023 lalu, ia menyatakan dukungan kepada AMIN dalam sebuah acara di Makassar. Keputusan ini bertolak belakang dengan suara partai tempatnya bernaung, Partai Golkar yang mendukung Prabowo-Gibran.

Dalam laporan Jejaring Oligarki Tambang dan Energi pada Pemilu 2024 yang diluncurkan oleh JATAM, keluarga JK merintis usaha perdagangan tekstil dan hasil bumi di kabupaten Watampone, Sulawesi Selatan. Lalu berkembang ke usaha nontekstil seperti perdagangan umum, impor dan ekspor, hingga otomotif. 

Bisnis-bisnis tersebut diakomodir di bawah bendera KALLA Group, salah satu kelompok usaha terbesar di kawasan timur Indonesia. Sejumlah bidang usaha intinya meliputi otomotif, transportasi logistik, properti, konstruksi, manufaktur, tambang, dan energi. 

Keluarga JK tentu menempati posisi strategis di KALLA Group: Fatimah Kalla sebagai presiden komisaris; Solihin Jusuf Kalla sebagai kepala eksekutif; dan Imelda Jusuf Kalla sebagai direktur keuangan.

Dalam sektor energi, unit bisnis JK dan bagian dari portofolio bisnis KALLA Energy telah membangun dan mengoperasikan dua Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Masing-masing PT Poso Energy yang berlokasi di Poso, Sulawesi Tengah dan PT Malea Energy di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kedua perusahaan ini menginduk ke PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKAKA). 

Anak usaha BUKAKA lainnya adalah  PT Bukaka Energi, PT Bukaka Mega Investama, PT Bukaka Forging Industries, PT Bukaka Teknik Utama Balikpapan, PT Baja Titian Utama, PT Bukaka Mandiri Sejahtera, PT Bukaka Minyu Industry, dan PT Bukaka Three D Private Ltd.

Pengurus dan pemegang saham BUKAKA diisi putra JK, Solihin Jusuf Kalla sebagai komisaris (15,85%), Suhaeli Kalla sebagai komisaris utama (15,84%), dan Achmad Kalla (15,37%). 

PT Bukaka Energi juga memiliki unit usaha yang berfokus pada pengembangan energi terbarukan, yaitu PT Anoa Hydro Power yang beroperasi di Kecamatan Bua Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan; PT Usu Hydro Power, di Luwu Timur; PT Sakita Hydro Power di Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Jambi; PT Mappung Hydro Power di Sulawesi Selatan; dan PT Petro Hydro Optima yang terlibat dalam proyek pembangkit tenaga listrik mini hydro (PLTM) Jayamukti di Garut, Jawa Barat.

Merujuk data Ditjen AHU Kemenkum HAM, pemegang saham PT Bukaka Energi antara lain PT Bukaka teknik Utama Tbk sebanyak 59.400 lembar dan PT Bukaka Mandiri Sejahtera sebanyak 600 lembar. Suhaeli Kalla tercatat menjabat sebagai Komisaris di PT Bukaka Energi

Gurita bisnis KALLA juga merambah ke pengolahan mineral. Melalui PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS). Perusahaan tersebut bergerak dibidang proyek pengolahan Mineral (Smelter) dengan produk akhir berupa ferronickel berkapasitas 33.000 ton/tahun dan stainless steel. 

Lokasinya di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Wilayah operasi smelter nikel ini meliputi tiga desa, yaitu Toddopuli, Karang-Karangan, dan Bukit Harapan.

PT BMS berdiri sejak 2014, sepenuhnya dimiliki dan dikelola keluarga JK. Pemegang saham pengendalinya adalah PT Hadji Kalla, yang menguasai 62,2% saham. Perusahaan ini telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pohang Iron and Steel Company (Posco) pada Desember 2021 untuk masuk ke dalam industri baterai. 

Dalam MoU itu, kedua perusahaan sepakat menjajaki kerjasama pembangunan smelter pabrik precursor dan katoda di Luwu Industrial Park.

Selain itu, KALLA melalui PT Bukaka Mandiri Sejahtera juga memiliki unit usaha PT Mitra Karya Agung Lestari, perusahaan tambang nikel dengan luas konsesi 743 hektar di Morowali, Sulawesi Tengah. Di perusahaan ini, PT Bukaka Mandiri Sejahtera memiliki saham 51%, dengan Achmad Kalla menjabat sebagai komisaris utama. 

Selain di sektor pertambangan dan energi, KALLA juga memiliki banyak perusahaan yang fokus pada sektor otomotif, yakni Kalla Toyota/ menginduk ke PT Hadji Kalla, Kalla Kars, OtoXpert; di lini konstruksi ada Kalla Aspal, Sarana Utama, Bumi Karsa, Bukaka Teknik Utama, Bumi Sarana Beton; bagian logistik terdapat Kalla Logistics, Kalla Transport, Kalla Lines; kemudian properti ada Kalla Inti Karsa, Bukit Baruga), pendidikan (Sekolah Islam Athira, Kalla Institut; dan perhotelan dengan Inti Karsa Persada.


OSO Group & MNC Group 

  • Said Aqil Siradj

Pendukung Anies non-Timnas

Jabatan perusahaan: Komisaris

Nama Said Aqil Siradj ikut mendeklarasikan dukungan kepada Anies-Imin meski tak masuk ke dalam Timnas AMIN. Deklarasi itu ia sampaikan dalam acara haul KH Bisri Syansuri ke-45 di Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Jombang, Jawa Timur, Sabtu. (13/1/2024).

Meski mengaku sudah tak memiliki pengaruh apapun, mantan Ketua Pengurus Besar Umum Nahdlatul Ulama (PBNU) itu masih aktif sebagai Komisaris OSO Group, Perusahaan milik Ketua Umum (Ketum) Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO).

OSO Group berdiri sejak tahun 2000. Dari informasi yang tertera di laman resmi perusahaan per 29 Januari 2024, OSO Group memiliki 13 unit bisnis yang terbagi ke 6 sektor: properti, jasa keuangan, transportasi, pertambangan,

manufaktur, dan agrobisnis. 

Di sektor pertambangan, OSO Group menukangi dua perusahaan yakni PT Energy Persada Nusantara (EPN) dan PT Karimun Granite.

PT EPN mempunyai konsesi pertambangan batubara seluas kurang lebih 4.973 hektar di Berau, Kalimantan Timur. Dalam susunan pemegang saham, 85% saham PT EPN dikuasai oleh PT Total Orbit Prestasi (TOP). 

Melalui akta perusahaan PT TOP yang kami akses per 10 Januari 2024, Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) perusahaan ini mencakup tiga sektor: pertambangan batubara; industri produk dari batubara; dan perdagangan besar bahan bakar padat, cair, gas, dan produk yang berhubungan dengan itu (YBDI).

Sementara itu PT Karimun Granite telah mengoperasikan tambang granit di Pulau Karimun, Riau, Indonesia sejak tahun 1972. Perusahaan ini juga memproduksi agregat granit dan batuan lapis baja. 

Kepemilikan saham di PT Karimun Granite, dimiliki oleh PT Cipta Putra Mandiri dan PT Cipta Putra Energi. Total konsesi perusahaan tambang granit ini mencapai 1.799 hektar yang berada di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Said Aqil Siradj juga menjabat sebagai sebagai komisaris di dua perusahaan di bawah MNC Group yaitu, PT MNC Televisi Network (iNews) dan PT MNC Portal Indonesia (MPI). 

MNC Group bergerak di bisnis media, perbankan, properti, sektor energi, hingga pertambangan. Saat ini, Said juga menjadi komisaris utama merangkap Komisaris Independen PT Kereta Api Indonesia (Persero) sejak Maret 2021 lalu.

Tak seperti klaim Sudirman Said yang mengatakan jika Timnas AMIN minim sosok pengusaha. Nyatanya meski tak sebanyak paslon lain, Timnas AMIN tetap disokong pengusaha-pengusaha kelas kakap. 

Namun menanggapi hal tersebut, Asisten Coach Tim Timnas AMIN, Jazilul Fawaid mengatakan tim kampanye AMIN terbuka untuk siapapun yang sukarela bergabung. Tak masalah berbisnis di tambang, asalkan perusahaannya legal dan tidak merusak lingkungan. 

“Kami menampung dan tidak menolak konglongmerat kok. Kami hanya menolak pengusaha-pengusaha hitam yang merusak lingkungan. Nah itu visi kita,” kata Jazilul saat ditemui reporter Deduktif di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, (30/1/2023).

Wakil Ketua Umum (Waketum) PKB itu menyatakan, Anies-Muhaimin tak segan menyetop aktivitas tambang ilegal bila menang pada Pilpres 2024. Termasuk jika bisnis tersebut milik anggota Timnas AMIN.

“Kami tidak pandang bulu, hukum harus ditegakan baik kepada kawan maupun lawan,” pungkasnya.

Sementara itu di lokasi yang sama, ketika ditanya soal keterlibatan pengusaha di Timnas AMIN, Cawapres Muhaimin hanya menyebut perlu ada pemeriksaan khusus pada bisnis para pengusaha tambang.

“Ya, semua harus diaudit supaya fair,” kata Cak Imin.


Laporan ini ditulis dengan sumber laporan keuangan perusahaan terkait, laporan keterbukaan informasi kepada pemegang saham perusahaan terkait, laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia, akta perusahaan di Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (DITJEN AHU), laporan keuangan perusahaan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Direktori Putusan Mahkamah Agung, Minerba One Data Indonesia (MODI) Kementerian ESDM, Laporan “Jejaring Oligarki Tambang dan Energi dalam Pemilu 2024” JATAM, Laporan Coalruption Koalisi Bersihkan Indonesia, Haidar Husain (Peneliti Independen), Iqbal Damanik (Peneliti Greenpeace), Arie Rompas (Juru Kampanye Hutan Greenpeace), Ferdian Yazid (Peneliti Transparency International Indonesia (TII), Melky Nahar (Koordinator Nasional JATAM), Market Screener, CTOS Credit Manager Malaysia, Open Corporates, Bizapedia, Open Sanctions, Database International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ).

Artikel ini merupakan hasil kolaborasi dengan Deduktif dan Project Multatuli.

Diskusi Demokrasi Pascapemilu

Oposisi Harus Dibangun Pascapemilu

Jakarta – Maxwell Ronald Lane, peneliti politik asal Australia, mendorong rakyat Indonesia berorganisasi untuk mengimbangi rezim oligarki dan dinasti politik yang selama ini memanfaatkan ruang

Berlangganan Kabar Terbaru dari Kami

GRATIS, cukup daftarkan emailmu disini.