Wednesday, November 25, 2020
Home TIPS DAN ULASAN {:id}Perusahaan Tambang Australia Melakukan Perusakan di Afrika{:}{:en}Where Australian Mining Leaves Its Mark{:}

{:id}Perusahaan Tambang Australia Melakukan Perusakan di Afrika{:}{:en}Where Australian Mining Leaves Its Mark{:}

{:id}icij

Kelompok ICIJ (International Consortium of Investigative Journalist) pada pertengahan Juli 2015 lalu mengeluarkan laporan kolaborasi tentang perusahaan tambang Australia yang merusak di sejumlah negara di Afrika. Laporan tersebut diberi tajuk Fatal Extraction.

Kelompok ICIJ bekerja dengan mengerahkan 13 orang reporternya untuk menyelidiki 13 negara di Afrika. Mereka juga bekerjasama dengan The African network of Centers for Investigative Reporting (ANCIR).

Untuk mengerjakan laporan ini ICIJ meneliti berbagai laporan keuangan, pemberitaan media massa, baik langsung maupun tidak langsung yang terkait dengan kegiatan pertambangan di Afrika oleh perusahaan-perusahaan asal Australia. Tak kurang dari 1.000 laporan tahunan atau laporan keuangan kepada para investor dibaca oleh para wartawan investigasi ICIJ ini. Mereka mendata berbagai perusahaan.

Hasil temuan ICIJ adalah sejak tahun 2004 perusahaan tambang Australia bergerak di 13 negara Afrika, tak kurang dari 380 orang telah mati akibat kegiatan pertambangan ini. tak kurang dari 152 perusahaan tambang asal Australia yang aktif mengeksplorasi di 33 negara di Afrika. Kematian tersebut dianggap sebagai bagian dari kejadian langsung aktivitas pertambangan ketika ada longsor, ataupun kecelakaan karena alat transportasi yang ada. Kematian tidak langsung adalah terkait dengan adanya protes dari kalangan pekerja, ataupun kekerasan lainnya.

Mereka yang terlibat dalam laporan ini adalah:

Data Journalist

C?cile Schilis-Gallego

Data Contributors and Fact-Checking

Friedrich Lindenberg,?Karrie Kehoe,?Emilia D?az-Struck,Rigoberto Carvajal?and?Delphine Reuter

Lead Reporter

Will Fitzgibbon

Data Editor

Mar Cabra

News Application Design and Development

Fernando Blat?and??lvaro Ortiz?(Populate)

sumber:?EXPLORE THE DATA: WHERE AUSTRALIAN MINING LEAVES ITS MARK{:}{:en}icij

Fatal Extraction is an international collaboration combining corporate data and extensive field reporting to reveal deaths, injuries and community conflicts linked to Australian mining companies across Africa. Australia has more mining companies in Africa than other mining giants such as Canada and China.

The International Consortium of Investigative Journalists?(ICIJ) worked with 13 reporters from 13 countries in Africa. The?African Network of Centers for Investigative Reporting (ANCIR)?provided important logistical, data and editorial support. It is one of the largest ever collaborations of African journalists.

ICIJ reviewed financial reports, announcements and news articles reporting fatalities directly or indirectly connected to mining activities in Africa. We were able to document more than 380 deaths in 13 African countries since 2004.

ICIJ also reviewed more than 1,000 annual or quarterly reports and company announcements to investors to identify all mining companies listed on the?Australian Securities Exchange?(ASX) that were actively exploring or producing minerals on the African continent as of December 31, 2014. We found 152 companies active in 33 countries.

This database was released on July 10, 2015, the day the stories based on this investigation?began to be published. You can download the raw data?here.

Credits

Data Journalist

C?cile Schilis-Gallego

Data Contributors and Fact-Checking

Friedrich Lindenberg,?Karrie Kehoe,?Emilia D?az-Struck,Rigoberto Carvajal?and?Delphine Reuter

Lead Reporter

Will Fitzgibbon

Data Editor

Mar Cabra

News Application Design and Development

Fernando Blat?and??lvaro Ortiz?(Populate)a

 

source:?EXPLORE THE DATA: WHERE AUSTRALIAN MINING LEAVES ITS MARK{:}

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Laporan Kekerasan di Detensi Imigrasi Malaysia Bakal Ditindaklanjuti

Sebanyak 43 pekerja mengaku mendapatkan kekerasan dan perlakukan tidak manusiawi selama ditahan di detensi Imigrasi Malaysia sebelum...

Ramai-Ramai Melanggar Protokol Kesehatan

Mengendarai Vanderhall—mobil beroda tiga buatan Amerika Serikat—bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana dan Aep Saepuloh...

Digulung Proyek Strategis Nasional

“Jangan ki naik, kalau tenggelam mi kapal bagaimana?” cerita Iwan, nelayan Kodingareng, kepada Jaring.id saat dihubungi melalui telepon, Selasa, 25 Agustus 2020. Iwan merupakan salah...

Tergusur “Ratu Belanda” di Perairan Spermonde

Enam jam mengarungi perairan laut Pulau Kodingareng, Sangkarrang, Makassar pada Minggu, 23 Agustus 2020, Iwan (36) tak kunjung mendapat ikan. Padahal lokasi tersebut merupakan...

Recent Comments