Vicki Krueger meringkas beberapa tip yang bisa Anda gunakan untuk dalam menulis sebuah laporan investigsi.

Mengerjakan laporan-laporan investigasi berbeda dari laporan-laporan harian. Tip-tip berikut ini akan membantu Anda mengasah fokus dalam menulis laporan-laporan awal.

Sebelum Anda mulai menulis laporan:

  • Jika Anda bekerja dengan reporter lain, bangun sebuah sistem kolaborasi. Ini mungkin melibatkan pertemuan-pertemuan langsung dan/atau melalui perangkat digital.
  • Jika Anda menggunakan sebuah basis data atau banyak basis data dalam mengumpulkan informasi untuk berita tersebut, atur cara Anda mengelola basis data tersebut. Segera buatlah salinan basis data tersebut. Bekerja hanya pada salinan yang Anda buat sehingga Anda selalu memiliki data orisinal.
  • Pastikan untuk membuat catatan yang detail pada analisis data, bahkan jika yang Anda lakukan hanyalah menyortir data.
  • Periksa rencana laporan Anda, dan catat prioritas-prioritas. Apakah ada satu dokumen yang Anda perlukan sebelum memulai wawancara-wawancara? Satu orang bicara dengan seeorang yang akan membuka pintu-pintu lain untuk investigasi Anda? Membuat prioritas akan membantu Anda memahami daftar dan jadwal Anda.

Ketika Anda membuat laporan:

  • Simpan wawancara-wawancara, dokumen-dokumen, catatan-catatan laporan Anda dalam arsip yang teratur sehingga Anda bisa menemukannya dengan cepat. Atur informasi Anda dalam cara yang memungkinkan Anda mengaksesnya secara efisien.
  • Tulis sebuah memo ringkas mingguan, mencatat siapa yang Anda ajak bicara, dokumen-dokumen dan data-data apa yang Anda periksa dan apa yang Anda lihat dalam arsip-arsip itu.
  • Secara berkala tinjau memo-memo tersebut dan dokumen-dokumen kunci ketika Anda menulis laporan. Apa yang mungkin tidak penting di awal cerita bisa berakhir menjadi fokus investigasi. (*)

Sumber:
“How to focus your reporting while working on an investigation,” Poynter.org, 13 Mei 2016

Categories: Tips