Direktur Organized Crime and Corruption Project (OCCRP) Paul Radu dan Direktur Connectas Carlos Eduardo Huertas, mengajukan pertanyaan kepada sekelompok jurnalis investigasi yang ikut sesi pelatihan “menggunakan forensik keuangan untuk meliput kejahatan”, Desember lalu di Panama.

“Jika Anda seorang kriminal, bagaimana Anda akan mencuci uang narkoba?”

Selama lokakarya yang merupakan bagian dari Investigative Reporting Initiative for the Americas itu berlangsung, Radu dan Huertas mendorong wartawan untuk menempatkan diri pada posisi penjahat. Tujuannya untuk bertanya pada diri sendiri: apa langkah-langkah yang akan mereka ambil untuk menyembunyikan aktivitas terlarang mereka.

“Wartawan Investigasi bisa menemukan dan bahkan melampaui kreativitas dan akal yang korup jika mereka memahami bagaimana penjahat membangun infrastruktur kriminal mereka,” kata Radu, pemenang Knight International Journalism Award 2004 itu.

Menurut Radu, bagian besar infrastruktur itu ada di perusahaan, rekening bank dan skema bisnis yang rumit yang bisa diungkap jika jurnalis menggunakan pendekatan “follow the money” dan mengenal pola teknologi.

Dalam dunia yang semakin mengglobal, mengikuti uang—sebagaimana yang terjadi dengan Papers Panama tahun ini—sangat penting dalam mengungkap entitas kriminal dan konflik kepentingan tersembunyi. Berikut adalah tiga tips dalam lokakarya itu:

1. Melacak pemilik
Penggunaan “boneka bisnis” untuk menyembunyikan aktivitas terlarang adalah umum dan legal. Pelaku kriminal mungkin menggunakan nama anggota keluarga atau individu yang tidak terlibat untuk mengepalai bisnis mereka. Kadang-kadang “para boneka” bahkan tidak tahu namanya digunakan. Mereka juga menciptakan jaringan yang rumit untuk mengelabui wartawan.

2. Gunakan berbagai sumber yang terhubung dengan mereka secara teratur
Kasus pengadilan, informasi laporan rekening bank yang tersedia untuk umum dan catatan kepolisian, adalah semua sumber daya yang harus dimanfaatkan wartawan investigasi secara teratur. Dokumen-dokumen ini bisa menjadi petunjuk berharga dan menghubungkan ke akun di bank offshore dan bank-bank kecil yang sering digunakan untuk melarikan dana.

3. Berpikir global, tidak lokal
Kriminalitas sering melampaui batas, terutama ke negara-negara dengan hukum dan peraturan lemah. Hal itu berarti wartawan investigasi perlu menggunakan sumber daya di negara-negara lain untuk mengungkap pelanggaran hukum dalam negara mereka sendiri. (*)

Sumber:
“Financial forensics for reporters: To find a culprit, think like a criminal,” Jacqueline Strzemp diterbitkan di International Center For Journalist.

Categories: Tips